Hari ini sejumlah daerah di Indonesia mengadakan kampanye anti berita hoax, termasuk di Surabaya. Kalau mengingat kasus berita hoax, ternyata Koes Plus pernah mengalami juga puluhan tahun yang lalu.
Suatu kali Tonny Koeswoyo, pimpinan Koes Plus sedang memerlukan konsentrasi untuk membuat lagu. Oleh karena itu beliau berpesan pada asisten yang di rumah supaya tidak diganggu dulu oleh siapa pun. Tak diduga ada wartawan datang meminta waktu untuk wawancara dengan sang maestro.
Mengingat pesan sang juragan, maka permintaan tersebut ditolak oleh sang asisten. Berkali-kali awak media yang dikejar target kejar berita itu memaksa untuk bertemu dengan Tonny Koeswoyo. Berkali pula pembantu rumah tangga ini menolak meluluskan permintaan tersebut.
Oleh karena tidak berhasil berjumpa dengan narasumber yang dikejar, keesokan hari tersebar berita yang tidak mengenakkan. Dituluskan pada sebuah media sebuah judul berita "Tonny Koeswoyo Sombong". Berita tersebut tentu mengejutkan Tonny Koeswoyo dan personel Koes Plus yang lain.
Kesal karena berita yang beredar tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya, Tonny Koeswoyo pun mengungkap kekecewaannya melalui lagu. Yon Koeswoyo yang kebagian melantunkan lagu tersebut di album Hard Beat Volume 2. Anda tentu sudah paham lagunya...
" Bosan, lama kelamaan bosan
Dengan tulisan yang usang
Slalu mengganggu orang
Benci, lama kelamaan benci
Dengan fitnahmu yang keji
Semua tlah mengerti
Reff :
Selalu kau buat issue
Dengan tulisan itu
Tulisan itu palsu
Karna iri hatimu"
(Okky T. Rahardjo, penggemar Koes Plus dari Surabaya,
085645705091, D06F638E)
Sebuah blog yang menampilkan ekspresi kecintaan saya pada berbagai hal yang saya temui dalam hidup ini. Baik itu hiburan, perjalanan, maupun kisah hidup serta hal lain yang mengesankan. Karena hidup ini terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja...
Minggu, 08 Januari 2017
Rabu, 21 Desember 2016
T-KOES BIKIN HEBOH DI SURABAYA
“Dangdut masuk Spazio....” teriak Agusta dari balik perangkat drum yang dikendalikannya. Memang saat itu T-Koes usai membawakan sebuah lagu Koes Plus yang berirama dangdut berjudul Amelinda. Lagu yang dirilis Koes Plus pada tahun 1991 itu mampu menjadi magnet untuk mengajak penonton keluar dari tempat duduk dan bergoyang mengikuti irama lagu. Personel T-Koes sempat berujar kalau lagu ini kemungkinan tidak banyak orang yang tahu dikarenakan beredar saat Koes Plus sudah melewati masa jayanya.
Tembang Amelinda malam itu menjadi ice breaker yang mampu menarik penonton untuk menggoyangkan tubuh menyesuaikan lagu yang dibawakan oleh personel T-Koes. Berturut-turut lagu berikutnya seakan tidak sulit untuk direspon oleh penonton yang memadati beranda Spazio Terrace yang menjadi venue pertunjukan. Saat itu penonton yang hadir di lokasi yang terletak di Surabaya Barat ini seakan menjadi saksi kedahsyatan T-Koes menghibur warga Surabaya dan sekitarnya. Seakan T-Koes memiliki pasukan joget tersendiri yang bersedia melakukan flash mob di kala lagu yang dibawakan terdengar riang dan mengajak tubuh untuk ikut bergoyang.
Sejak awal T-Koes membuka pertunjukan, suasana sudah terbawa riang oleh pembawaan energik dan komunikatif para personel T-Koes. Lagu semacam Gadis Genit, Dheg-Dheg Plas, dan Untukmu sayang untuk dilewatkan hanya dengan berdiam diri saja. Apalagi ketika T-Koes membawakan lagu-lagu Koes Plus berirama dangdut seperti Mengapa, Jangan Putus Asa dan Kembang Enceng-Enceng. Bahkan penonton dibuat tertawa ketika Ghali sang vokalis mendendangkan syair “rindu mengapa rindu hati tiada tertahan, kau tinggalkan aku seorang...”. Penonton sempat terhenyak karena lagu karya pedangdut Ali alatas tersebut bukan lagu Koes Plus. Ternyata oh ternyata, T-Koes mengkombinasikan dengan Rindu milik Koes Plus yang ada di album Pop Melayu “rindu hatiku kuingin bertemu...”. Ya sudah akhirnya bergoyang lagi.
Bukan Agusta kalau tidak tampil dengan menceritakan kisah di balik lagu. Tembang Untuk Dia diceritakannya ada seorang perempuan yang suka dengan Yon Koeswoyo. Dikira oleh Yon bahwa gadis itu pasti suka pada Yok kaena istrinya baru meninggal dunia. Eh ternyata, di dalam dompet penggemar Koes Plus itu terdapat foto Yon Koeswoyo yang selalu dibawanya kemana pun pergi. Yon pun menjadi galau padahal dia saat itu sudah berstatus sebagai seorang suami.
T-Koes yang memproklamirkan diri sebagai titisan Koes Plus tak ketinggalan untuk membagi jatah bernyanyi sesuai posisi instrumen yang dibawa, sebagaimana personel Koes Plus aslinya. Ghali yang merupakan lead vocal sudah jelas membawakan sebagian besar lagu seperti Gadis Genit, Kisah Sedih Di Hari Minggu dan lagu wajib even Koes Plusan yaitu Diana. Sementara Jim yang memainkan bass menyanyikan Jemu dan Tul Jaenak sesuai gaya dia sebagai personel yang paling muda. Adapun Jaru yang memegang posisi sebagai Tonny Koeswoyo melantunkan lagu Jangan Berulang Lagi dan Untukmu. Nah bagaimana dengan Agusta, coba nanti kalau berjumpa dengan beliau ditanyakan saja mengapa malam itu tidak menyanyi lagu milik Murry. He he he....
Minggu malam itu T-Koes kembali hadir di Surabaya untuk memenuhi undangan Radio Sonora Surabaya yang berulang tahun ke-49. Sudah ketiga kalinya band pelestari dari ibu kota ini menghibur warga Surabaya dalam rangka hari jadi radio yang terletak di jl. Darmo Permai ini. T-Koes memang masih mampu membuktikan diri sebagai band dengan personel berusia muda, kecuali pemain drumnya tentu, tapi mampu meramu lagu-lagu Koes Plus dengan nuansa kekinian. Mereka mengolah lagu-lagu yang sudah hampir berusia lima puluhan tahun itu dengan beat yang menarik tanpa meninggalkan ciri khas lagu tersebut. Oleh karena itu penggemar Koes Plus tingkat akut seperti tidak terasa bahwa ada beat-beat tertentu yang divariasi sebab mereka tidak meninggalkan aransemen asli lagu tersebut.
Acara dimulai oleh Andre selaku pembawa acara pada pkl. 20.20 usai T-Koes membuka dengan lagu Di Pantai Bali sebagai pemanasan. Penyiar Sonora bertubuh tambun itu memandu acara ditemani oleh Lilis, penyiar cantik Sonora yang saat itu mengenakan busana berwarna biru. Andre menjanjikan akan dibagikan cd album kedua T-Koes bagi siapa pun yang mampu bergoyang secara atraktif di sepanjang lagu yang dinyanyikan oleh personel T-Koes.
Kehebohan penampilan T-Koes ini tak lepas didukung oleh para Teman T-Koes Nusantara yang hadir langsung dari Jakarta. Mereka ini adalah para penggemar T-Koes yang seakan die hard, mau mendukung ke mana pun T-Koes memenuhi undangan manggung ke luar kota. Bahkan usai tampil di Surabaya ini pun mereka juga bersiap menuju Kota Malang untuk menjadi saksi kedigdayaan T-Koes menghibur penggemar Koes Plus di kota berhawa dingin itu. Tampak juga beberapa penggemar Koes Plus lingkup Surabaya, Sidoarjo dan Gresik seperti Didiek Jauhari, Linda Harlinda, Bejo, Sulaiman dan Gani. Tampak juga Gondrek yang sering hadir saat even Koes Plus tampil di manapun. Tak ketinggalan pula hadir dua punggawa acara Surabaya Koes Plus Night yaitu Okky “Rasa Hatiku” dan Sam “Til Kontal Kantil”. Surabaya Koes Plus Night merupakan acara lagu-lagu Koes Plus yang siar setiap Senin malam di radio Sonora Surabaya.
Menjelang pkl. 22.00 kode untuk berakhirnya acara pun diberikan oleh panitia. Personel T-Koes segera menghidangkan lagu-lagu pamungkas yaitu Bujangan, Pelangi dan Kapan-Kapan. Acara berakhir dengan ucapan selamat untuk radio Sonora Surabaya semoga tetap jaya di udara. Hampir setengah abad radio yang dulu bernama Salvatore ini menghibur warga Surabaya dengan memadukan antara news dan entertainment dalam pola siarannya. Prabowo selaku pimpinan menjanjikan bahwa mudah-mudahan di usia kelima puluh mendatang mampu membuat suasana yang lebih meriah lagi kalau perlu dengan mengundang personel asli Koes Plus.
Setelah acara berakhir, para personel T-Koes pun meladeni permintaan foto para penggemar yang sudah menanti di bawah panggung. Berikutnya, hari Senin 19 Desember 2016 giliran T-Koes yang menghibur warga Malang dan sekitarnya di Anang Cafe. Yakin deh, T-Koes juga mampu menghadirkan sesuatu yang menghebohkan. Yang ketinggalan even T-Koes di Surabaya, silakan menuju kota Malang sambil menikmati liburan sekolah.
Berikut lagu-lagu yang ditampilkan oleh T-Koes : Laguku Sendiri, Jangan Memaksakan Diri, Oh Kasihan, Jangan Bimbang Dan Ragu, Manis Dan Sayang, Amelinda, Untuk Dia, Gadis Genit, Kembang Enceng-Enceng, Da Silva, Diana, Nusantara II, Nusantara IV, Mengapa, Tul Jaenak Why Do You Love Me, Dheg-Dheg Plas, Jangan Putus Asa, Rindu, Penyanyi Tua, Jangan Berulang Lagi, Malam Ini, Untukmu, Janjimu, Jemu, Kr. Cincin Kisah Sedih Di Hari Minggu, Bujangan Pelangi, Kapan-Kapan.
Sukses selalu untuk T-Koes dalam setiap penampilan maupun album yang dikeluarkan. Tetap kreatif. Tetap enerjik. Tak lupa, tetap membumi dan rendah hati. Jayalah selalu musik Indonesia...!!
( Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E )
Sabtu, 17 Desember 2016
Bincang Santai Bersama T-Koes di Sonora Surabaya
Sehari sebelum tampil dalam rangka HUT Sonora Surabaya, T-Koes band hadir menyapa pendengar radio Sonora pada sabtu malam, 17 Desember 2016. Dalam kemasan talk show T-Koes mengawali dengan mengucapkan selamat ulang tahun untuk radio Sonora.
Dipandu oleh Ovie, obrolan berlangsung hangat dalam suasana santai. T-Koes dengan formasi Agusta, Jim, Galih dan Jaru memang akan menghibur warga Surabaya pada hari minggu, 18 Desember 2016 di Spazio yang terletak di jl. Mayjen Yonosewoyo. Dalam perbincangan itu T-Koes juga mengungkap seputar album baru yang tengah mereka rilis. Album kedua bertajuk inspirasi ini seakan membuktikan eksistensi T-Koes sebagai band pelestari koes plus yang mampu memiliki ciri khas sendiri.
Agusta menyampaikan bahwa dalam album ini sudah keseluruhan karya personel T-Koes sendiri. Bahkan disampaikan juga bahwa tahun depan ini akan ada dua album yang akan dirilis sekaligus. Yang satu merupakan volume 3, yang lainnya yaitu album tribute to koes plus. Dalam album tribute to koes plus ini mereka akan menyanyikan lagu karya mereka sendiri yang mirip koes plus.
Pada pendengar muda radio Sonora Surabaya, Galih selaku vokalis menyampaikan bahwa memang lagu koes plus sudah berusia puluhan tahun namun mereka akan menampilkan dengan sound kekinian. Remaja yang akan berulang tahun pada 24 Desember ini mengatakan siap untuk menghibur warga Surabaya dengan maksimal. Sementara ketika ditanyakan lagu Koes Plus yang disuka, Jim dan Jaru masing-masing menjawab Jangan Memaksakan Diri dan Why Do You Love Me. Jim beranggapan bahwa permainan bass pada lagu Jangan Memaksakan Diri sangat unik.
Saat ditanyakan berapa lagu yang akan ditampilkan, Agusta menyatakan bahwa bedanya mereka dengan grup populer sekarang ini yaitu mereka tidak pernah menghitung jumlah lagu. Mereka berpatokan pada durasi waktu yang disediakan saja. Ketika akan tampil selama dua jam, maka mereka akan menyanyi sebanyak mungkin. Agusta begitu antusias tampil di Surabaya ini mengingat di kota ini dia dilahirkan sehingga seperti pulang kampung baginya.
Nah penasaran dengan penampilan T-Koes, silakan hadir di Spazio malam ini mulai pkl. 19.00 dalam puncak acara HUT Radio Sonora Surabaya ke-49. Dirgahayu Radio Sonora Surabaya. Sukses untuk penampilan T-Koes. Jayalah selalu musik Indonesia...!!!
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Dipandu oleh Ovie, obrolan berlangsung hangat dalam suasana santai. T-Koes dengan formasi Agusta, Jim, Galih dan Jaru memang akan menghibur warga Surabaya pada hari minggu, 18 Desember 2016 di Spazio yang terletak di jl. Mayjen Yonosewoyo. Dalam perbincangan itu T-Koes juga mengungkap seputar album baru yang tengah mereka rilis. Album kedua bertajuk inspirasi ini seakan membuktikan eksistensi T-Koes sebagai band pelestari koes plus yang mampu memiliki ciri khas sendiri.
Agusta menyampaikan bahwa dalam album ini sudah keseluruhan karya personel T-Koes sendiri. Bahkan disampaikan juga bahwa tahun depan ini akan ada dua album yang akan dirilis sekaligus. Yang satu merupakan volume 3, yang lainnya yaitu album tribute to koes plus. Dalam album tribute to koes plus ini mereka akan menyanyikan lagu karya mereka sendiri yang mirip koes plus.
Pada pendengar muda radio Sonora Surabaya, Galih selaku vokalis menyampaikan bahwa memang lagu koes plus sudah berusia puluhan tahun namun mereka akan menampilkan dengan sound kekinian. Remaja yang akan berulang tahun pada 24 Desember ini mengatakan siap untuk menghibur warga Surabaya dengan maksimal. Sementara ketika ditanyakan lagu Koes Plus yang disuka, Jim dan Jaru masing-masing menjawab Jangan Memaksakan Diri dan Why Do You Love Me. Jim beranggapan bahwa permainan bass pada lagu Jangan Memaksakan Diri sangat unik.
Saat ditanyakan berapa lagu yang akan ditampilkan, Agusta menyatakan bahwa bedanya mereka dengan grup populer sekarang ini yaitu mereka tidak pernah menghitung jumlah lagu. Mereka berpatokan pada durasi waktu yang disediakan saja. Ketika akan tampil selama dua jam, maka mereka akan menyanyi sebanyak mungkin. Agusta begitu antusias tampil di Surabaya ini mengingat di kota ini dia dilahirkan sehingga seperti pulang kampung baginya.
Nah penasaran dengan penampilan T-Koes, silakan hadir di Spazio malam ini mulai pkl. 19.00 dalam puncak acara HUT Radio Sonora Surabaya ke-49. Dirgahayu Radio Sonora Surabaya. Sukses untuk penampilan T-Koes. Jayalah selalu musik Indonesia...!!!
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Senin, 01 Agustus 2016
Penipuan Melalui Facebook (Bagian 02)
Kali ini saya akan bercerita mengenai penipuan kedua melalui facebook yang saya alami. Sekali lagi, kalau saya mengatakan "mengalami" bukan berarti saya terkena menjadi korban. Tapi lebih tepatnya hampir menjadi korban.
Suatu kali ada sebuah pesan masuk di inbox saya. Pesan itu dari seorang perempuan yang mengaku sedang dalam kesulitan. Perempuan ini masih tinggal di luar negeri. Dia mengatakan kalau suaminya yang warga Amerika meninggal dunia. Namun suaminya ini ternyata pernah menikah lagi.
Perempuan yang mengaku bernama Yeni ini berusaha menyelamatkan harta peninggalan suaminya dengan menitipkan pada seseorang yang coba dia kenal melalui facebook. Nah orang tersebut kebetulan adalah saya. Entah bagaimana dia bisa mengenal akun saya. Saya pun juga pernah mendengar modus-modus titip uang seperti ini. Tapi saya penasaran, sampai seberapa tindakan penipuan yang dilakukan.
Jadi, saya ikuti saja maunya bagaimana dulu. Yani ini mau menitipkan dana sebesar 2 juta US dolar. Waow..berapa uang sebanyak itu bila dijadikan rupiah. Pasti belasan milyar.... Yani ini sempat meminta identitas saya, oke saya ikuti. Tapi saya berikan alamat desa yang sedikit ruwet dan membingungkan. Kalau saya berikan alamat domisili saya di Surabaya tentu akan mudah dilacak. Demikian juga ketika dia memaksa meminta scan ktp saya. Ada juga ktp saya di desa yang sudah tidak berlaku lagi. Mengapa saya berikan, karena dia memaksa kalau tidak diberikan akan dibatalkan proses titip uangnya.
Kalau anda mengharapkan saya "kok tidak disudahi saja, sampai di situ. Ngapain diladeni...". Oh maaf saya juga ingin investigasi sampai di mana aksi yang dilakukan nya. Singkat cerita, dia akhirnya menyatakan kalau sudah mengurus segala surat dan perizinan dengan pihak pengacara. Uang dikemas dalam bentuk paket yang diberangkatkan melalui pesawat terbang. Sengaja tidak melalui transfer karena takut tersandung hukum. (Padahal ini cuma modus dia saja...hahaha)
Supaya meyakinkan saya ditunjukkan sertifikat pengesahan paket dan bukti pengiriman paket uang tersebut. Dia juga berkata karena tidak tahu biaya pengiriman maka saya diminta untuk membayar dulu nanti sebagai gantinya bisa ambil dari paket uang tersebut. Dua hari kemudian, saya ditelpon oleh seorang perempuan yang mengaku dari pihak bandara.
Dikatakannya bahwa ada paket untuk saya berasal dari luar negeri. Supaya paket tersebut bisa segera dikirimkan ke saya, maka saya harus membayar bea cukai. Saya pun menanyakan berapa jumlah bea cukainya. Angka lima juta dua ratus lima puluh ribu disebutkan sebagai jumlah yang harus saya bayar. Petugas tersebut pun mengirimkan SMS nama dan nomor rekening yang harus saya tuju.
Saya cuma mengiyakan tapi tidak saya lakukan. Saya lalu kirim ke inbox nya Yani lagi sambil berkata bahwa saya tidak bisa membayar biaya pengiriman. Yani sepertinya kecewa dan menyesal sambil mengatakan bahwa seluruh hidup nya dipasrahkan pada paket uang tersebut.
Saya sudah tidak respon lagi dengan Yani. Saya menduga proses penipuan terjadi melalui permintaan pembayaran bea cukai tersebut. Apabila saya membayar maka bisa saja paket tersebut tidak akan dikirim karena memang tidak ada. Ada salah seorang teman yang kena modus serupa, dia coba transfer uang pembayaran bea cukai. Jadinya, orang tersebut tidak bisa dihubungi sementara rekening pengiriman sudah dikosongkan. Bagaimana dengan paket uang nya, hahaha... Tidak ada tentunya.
Sebagai pertimbangan, mana mungkin orang yang belum kenal secara baik akan menitipkan barang berharga secara mudah. Waspada lagi....Monggo,
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Suatu kali ada sebuah pesan masuk di inbox saya. Pesan itu dari seorang perempuan yang mengaku sedang dalam kesulitan. Perempuan ini masih tinggal di luar negeri. Dia mengatakan kalau suaminya yang warga Amerika meninggal dunia. Namun suaminya ini ternyata pernah menikah lagi.
Perempuan yang mengaku bernama Yeni ini berusaha menyelamatkan harta peninggalan suaminya dengan menitipkan pada seseorang yang coba dia kenal melalui facebook. Nah orang tersebut kebetulan adalah saya. Entah bagaimana dia bisa mengenal akun saya. Saya pun juga pernah mendengar modus-modus titip uang seperti ini. Tapi saya penasaran, sampai seberapa tindakan penipuan yang dilakukan.
Jadi, saya ikuti saja maunya bagaimana dulu. Yani ini mau menitipkan dana sebesar 2 juta US dolar. Waow..berapa uang sebanyak itu bila dijadikan rupiah. Pasti belasan milyar.... Yani ini sempat meminta identitas saya, oke saya ikuti. Tapi saya berikan alamat desa yang sedikit ruwet dan membingungkan. Kalau saya berikan alamat domisili saya di Surabaya tentu akan mudah dilacak. Demikian juga ketika dia memaksa meminta scan ktp saya. Ada juga ktp saya di desa yang sudah tidak berlaku lagi. Mengapa saya berikan, karena dia memaksa kalau tidak diberikan akan dibatalkan proses titip uangnya.
Kalau anda mengharapkan saya "kok tidak disudahi saja, sampai di situ. Ngapain diladeni...". Oh maaf saya juga ingin investigasi sampai di mana aksi yang dilakukan nya. Singkat cerita, dia akhirnya menyatakan kalau sudah mengurus segala surat dan perizinan dengan pihak pengacara. Uang dikemas dalam bentuk paket yang diberangkatkan melalui pesawat terbang. Sengaja tidak melalui transfer karena takut tersandung hukum. (Padahal ini cuma modus dia saja...hahaha)
Supaya meyakinkan saya ditunjukkan sertifikat pengesahan paket dan bukti pengiriman paket uang tersebut. Dia juga berkata karena tidak tahu biaya pengiriman maka saya diminta untuk membayar dulu nanti sebagai gantinya bisa ambil dari paket uang tersebut. Dua hari kemudian, saya ditelpon oleh seorang perempuan yang mengaku dari pihak bandara.
Dikatakannya bahwa ada paket untuk saya berasal dari luar negeri. Supaya paket tersebut bisa segera dikirimkan ke saya, maka saya harus membayar bea cukai. Saya pun menanyakan berapa jumlah bea cukainya. Angka lima juta dua ratus lima puluh ribu disebutkan sebagai jumlah yang harus saya bayar. Petugas tersebut pun mengirimkan SMS nama dan nomor rekening yang harus saya tuju.
Saya cuma mengiyakan tapi tidak saya lakukan. Saya lalu kirim ke inbox nya Yani lagi sambil berkata bahwa saya tidak bisa membayar biaya pengiriman. Yani sepertinya kecewa dan menyesal sambil mengatakan bahwa seluruh hidup nya dipasrahkan pada paket uang tersebut.
Saya sudah tidak respon lagi dengan Yani. Saya menduga proses penipuan terjadi melalui permintaan pembayaran bea cukai tersebut. Apabila saya membayar maka bisa saja paket tersebut tidak akan dikirim karena memang tidak ada. Ada salah seorang teman yang kena modus serupa, dia coba transfer uang pembayaran bea cukai. Jadinya, orang tersebut tidak bisa dihubungi sementara rekening pengiriman sudah dikosongkan. Bagaimana dengan paket uang nya, hahaha... Tidak ada tentunya.
Sebagai pertimbangan, mana mungkin orang yang belum kenal secara baik akan menitipkan barang berharga secara mudah. Waspada lagi....Monggo,
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Minggu, 31 Juli 2016
Penipuan Melalui Facebook (Bagian 01)
Mungkin sudah terlalu sering kita mendengar atau mengetahui adanya penipuan melalui facebook. Saya pun juga demikian. Pernah mendengar tapi penasaran juga bagaimana sih modusnya. Bagaimana terjadinya tindak penipuan tersebut. Kalau cuma mendengar tapi tidak memahami bagaimana modusnya tentu tidak akan waspada. Saya pun demikian, tetap penasaran saja tanpa tahu bagaimana terjadinya dan mencegahnya hingga saya mengalami langsung.
Tulisan berikut saya sajikan sebagai sharing supaya kita semua menjadi waspada. Saya pernah mengalami menjadi sasaran penipuan yang, syukurlah, tidak sampai menjadi korban. Oke, berikut saya sampaikan ada dua bentuk penipuan yang pernah ditujukan pada saya.
1. Hari sabtu malam lalu tak terduga ada pesan masuk di mesanger/inbox fb saya. Seorang kenalan dari gereja di Madiun tiba-tiba menyampaikan pesan kalau dia perlu bantuan dan berharap saya bisa membantu.
Disampaikannya bahwa dia perlu uang sejumlah 1,5 juta. Alasannya saat itu keponakannya akan operasi dan butuh biaya, sementara untuk transfer ATM dananya sudah mencapai limit transaksi. Dia janji untuk mengembalikan dana tersebut keesokan hari pkl. 10.00.
Saya tidak segera respon untuk menyatakan kesanggupan. Ada banyak faktor yang saya pertimbangkan. Yang pertama, saya kurang mengenal akrab dengan orang tersebut dan saya hanya berjumpa kalau saya hadir ibadah di gereja Madiun. Tapi memang saya beberapa kali sempat komunikasi melalui facebook dengan beliaunya. Faktor kedua, saat itu waktu sudah menunjukkan malam sekali yaitu menjelang pkl. 22.00 sehingga menyulitkan saya untuk mencari ATM. Faktor ketiga, saya memang tidak punya uang sebanyak itu.
Segera saya menyampaikan pada istri saya yang lebih mengenal bapak ini. Istri saya menyarankan untuk bilang saja kalau tidak ada uang. Saya pun segera menyampaikan kalau tidak bisa membantu karena memang tidak ada dana. Tapi bapak tersebut masih tidak mau menyerah dan mengatakan seberapa yang ada saja. Namun saya sudah tidak mau respon lagi.
Ternyata keesokan hari, istri saya dapat kabar kalau ada teman gereja yang juga dapat pesan yang sama dari akun atas nama bapak tersebut. Tak lama kemudian istri bapak tersebut menyampaikan bahwa akun facebook suaminya sedang dibajak atau kena hacker. Beruntung sekali saya tidak merespon untuk transfer. Apa jadinya kalau saya panik dan mencari uang untuk transfer ke bapak tersebut, bisa tidak kembali uang saya.
Siapa orang yang tidak segera simpati ketika mendengar ada teman baik minta pertolongan darurat. Namun kalau ternyata itu merupakan penipuan dari pihak lain tentu kita akan kecewa. Kalau memang ada teman minta bantuan ke kita melalui pesan facebook, alangkah baiknya kalau kita konfirmasi ke pihak yang bersangkutan secara manual melalui hubungan telepon atau menemui langsung.
Cerita penipuan dengan modus lain, saya ceritakan lagi besok saja.... Yang penting, waspada saja. Monggo,
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Tulisan berikut saya sajikan sebagai sharing supaya kita semua menjadi waspada. Saya pernah mengalami menjadi sasaran penipuan yang, syukurlah, tidak sampai menjadi korban. Oke, berikut saya sampaikan ada dua bentuk penipuan yang pernah ditujukan pada saya.
1. Hari sabtu malam lalu tak terduga ada pesan masuk di mesanger/inbox fb saya. Seorang kenalan dari gereja di Madiun tiba-tiba menyampaikan pesan kalau dia perlu bantuan dan berharap saya bisa membantu.
Disampaikannya bahwa dia perlu uang sejumlah 1,5 juta. Alasannya saat itu keponakannya akan operasi dan butuh biaya, sementara untuk transfer ATM dananya sudah mencapai limit transaksi. Dia janji untuk mengembalikan dana tersebut keesokan hari pkl. 10.00.
Saya tidak segera respon untuk menyatakan kesanggupan. Ada banyak faktor yang saya pertimbangkan. Yang pertama, saya kurang mengenal akrab dengan orang tersebut dan saya hanya berjumpa kalau saya hadir ibadah di gereja Madiun. Tapi memang saya beberapa kali sempat komunikasi melalui facebook dengan beliaunya. Faktor kedua, saat itu waktu sudah menunjukkan malam sekali yaitu menjelang pkl. 22.00 sehingga menyulitkan saya untuk mencari ATM. Faktor ketiga, saya memang tidak punya uang sebanyak itu.
Segera saya menyampaikan pada istri saya yang lebih mengenal bapak ini. Istri saya menyarankan untuk bilang saja kalau tidak ada uang. Saya pun segera menyampaikan kalau tidak bisa membantu karena memang tidak ada dana. Tapi bapak tersebut masih tidak mau menyerah dan mengatakan seberapa yang ada saja. Namun saya sudah tidak mau respon lagi.
Ternyata keesokan hari, istri saya dapat kabar kalau ada teman gereja yang juga dapat pesan yang sama dari akun atas nama bapak tersebut. Tak lama kemudian istri bapak tersebut menyampaikan bahwa akun facebook suaminya sedang dibajak atau kena hacker. Beruntung sekali saya tidak merespon untuk transfer. Apa jadinya kalau saya panik dan mencari uang untuk transfer ke bapak tersebut, bisa tidak kembali uang saya.
Siapa orang yang tidak segera simpati ketika mendengar ada teman baik minta pertolongan darurat. Namun kalau ternyata itu merupakan penipuan dari pihak lain tentu kita akan kecewa. Kalau memang ada teman minta bantuan ke kita melalui pesan facebook, alangkah baiknya kalau kita konfirmasi ke pihak yang bersangkutan secara manual melalui hubungan telepon atau menemui langsung.
Cerita penipuan dengan modus lain, saya ceritakan lagi besok saja.... Yang penting, waspada saja. Monggo,
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Jumat, 15 Juli 2016
Prosedur Kunjungan Ke Lembaga Pemasyarakatan
Beberapa hari ini kita diramaikan dengan berita kaburnya seorang tahanan dari rutan Salemba Jakarta. Saya jadi teringat ketika belum lama ini berkunjung ke Lapas Madiun untuk pertama kalinya. Berikut akan saya bagikan prosedur mengunjungi tahanan yang dibina di sebuah lembaga pemasyarakatan atau juga disebut rumah tahanan alias penjara.
Saya membagikan hal ini sekedar untuk studi saja mungkin bermanfaat bagi anda, pada suatu kali. Mungkin tidak terlalu mirip namun saya yakin sebagian besar prosedur sama.
1. Pengunjung menemui petugas yang berjaga di meja depan untuk meminta formulir kunjungan. Di sini saya di kabari dengan jelas kalau hand phone tidak boleh dibawa masuk. Beliau menganjurkan setelah melihat saya menenteng hand phone.
2. Setelah formulir diisi lalu diserahkan pada petugas loket. Di sini kita akan diklarifikasi siapa yang dikunjungi dan ada hubungan apa. Oleh karena tidak ada hubungan keluarga, maka saya dikategorikan sebagai keluarga jauh. Biasanya akan ditanyakan juga nama keluarga orang yang kita kunjungi yang biasa disebut dengan bin. Di sini kita menyerahkan KTP untuk memudahkan pendataan.
3. Setelah kita menjelaskan mengenai pihak yang dikunjungi, petugas loket akan menampilkan profil warga binaan tersebut pada komputer data base yang tersedia di atas loket. Setelah kita yakin dengan warga binaan yang akan kita kunjungi, kita diminta duduk di ruang tunggu untuk menunggu panggilan.
4. Setelah menunggu beberapa waktu, kita akan dipanggil untuk masuk ke dalam ruang lapas. Oya biasanya di ruang loket disediakan pula penitipan barang. Nah ketika dipanggil ini, KTP kita juga dikembalikan.
5. Kita diperbolehkan masuk ruang lapas. Pintu besar terbuka bagi pengunjung. Biasanya sekali panggilan bisa 4-5 pengunjung. Kita akan menjumpai penjaga pertama. Di sini kita akan diminta menyerahkan lagi KTP. Saat itu kita akan mendapatkan kalungan kartu kunjungan.
6. Berikutnya pada penjaga kedua kita akan diperiksa atau digeledah untuk memastikan tidak ada barang yang mencurigakan tersimpan dalam pakaian kita. Setelah aman, tangan kiri kita akan diberi stempel tanda kunjungan.
7. Petugas jaga ketiga akan memeriksa barang bawaan kita. Bila membawa tas akan dibuka dulu untuk kepastian keamanan. Bahkan bila membawa sabun atau kopi harus dikemas dalam plastik transparan.
8. Setelah tidak ada masalah, kita akan dipersilakan menuju ruang kunjungan. Di sini sudah banyak berbaur pengunjung dengan warga binaan yang dituju. Biasanya warga binaan akan diberi formulir kunjungan yang kita isi awal mula, sebagai pemberitahuan bahwa dia sedang dikunjungi. Selanjutnya warga binaan akan menuju ruang kunjungan menemui kerabat yang membezuknya.
9. Bila dirasa sudah cukup, kita mengakhiri kunjungan dan menuju tempat penjaga pertama untuk menyerahkan kalung tanda kunjungan dan KTP kita akan dikembalikan. Sekedar diketahui jam kunjungan di LP Madiun berlaku mulai pkl. 08.30-12.00 setiap hari kecuali Jumat dan Minggu.
Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai tata cara kunjungan di sebuah Lembaga Pemasyarakatan. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi anda yang masih bingung atau belum paham bagaimana berkunjung di sebuah lapas. Bila segala sesuatunya sudah serba teratur dan ketat, mestinya kasus kaburnya tahanan tidak perlu terjadi. Mohon maaf atas rangkaian kata dan kalimat yang kurang berkenan.
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Saya membagikan hal ini sekedar untuk studi saja mungkin bermanfaat bagi anda, pada suatu kali. Mungkin tidak terlalu mirip namun saya yakin sebagian besar prosedur sama.
1. Pengunjung menemui petugas yang berjaga di meja depan untuk meminta formulir kunjungan. Di sini saya di kabari dengan jelas kalau hand phone tidak boleh dibawa masuk. Beliau menganjurkan setelah melihat saya menenteng hand phone.
2. Setelah formulir diisi lalu diserahkan pada petugas loket. Di sini kita akan diklarifikasi siapa yang dikunjungi dan ada hubungan apa. Oleh karena tidak ada hubungan keluarga, maka saya dikategorikan sebagai keluarga jauh. Biasanya akan ditanyakan juga nama keluarga orang yang kita kunjungi yang biasa disebut dengan bin. Di sini kita menyerahkan KTP untuk memudahkan pendataan.
3. Setelah kita menjelaskan mengenai pihak yang dikunjungi, petugas loket akan menampilkan profil warga binaan tersebut pada komputer data base yang tersedia di atas loket. Setelah kita yakin dengan warga binaan yang akan kita kunjungi, kita diminta duduk di ruang tunggu untuk menunggu panggilan.
4. Setelah menunggu beberapa waktu, kita akan dipanggil untuk masuk ke dalam ruang lapas. Oya biasanya di ruang loket disediakan pula penitipan barang. Nah ketika dipanggil ini, KTP kita juga dikembalikan.
5. Kita diperbolehkan masuk ruang lapas. Pintu besar terbuka bagi pengunjung. Biasanya sekali panggilan bisa 4-5 pengunjung. Kita akan menjumpai penjaga pertama. Di sini kita akan diminta menyerahkan lagi KTP. Saat itu kita akan mendapatkan kalungan kartu kunjungan.
6. Berikutnya pada penjaga kedua kita akan diperiksa atau digeledah untuk memastikan tidak ada barang yang mencurigakan tersimpan dalam pakaian kita. Setelah aman, tangan kiri kita akan diberi stempel tanda kunjungan.
7. Petugas jaga ketiga akan memeriksa barang bawaan kita. Bila membawa tas akan dibuka dulu untuk kepastian keamanan. Bahkan bila membawa sabun atau kopi harus dikemas dalam plastik transparan.
8. Setelah tidak ada masalah, kita akan dipersilakan menuju ruang kunjungan. Di sini sudah banyak berbaur pengunjung dengan warga binaan yang dituju. Biasanya warga binaan akan diberi formulir kunjungan yang kita isi awal mula, sebagai pemberitahuan bahwa dia sedang dikunjungi. Selanjutnya warga binaan akan menuju ruang kunjungan menemui kerabat yang membezuknya.
9. Bila dirasa sudah cukup, kita mengakhiri kunjungan dan menuju tempat penjaga pertama untuk menyerahkan kalung tanda kunjungan dan KTP kita akan dikembalikan. Sekedar diketahui jam kunjungan di LP Madiun berlaku mulai pkl. 08.30-12.00 setiap hari kecuali Jumat dan Minggu.
Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai tata cara kunjungan di sebuah Lembaga Pemasyarakatan. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi anda yang masih bingung atau belum paham bagaimana berkunjung di sebuah lapas. Bila segala sesuatunya sudah serba teratur dan ketat, mestinya kasus kaburnya tahanan tidak perlu terjadi. Mohon maaf atas rangkaian kata dan kalimat yang kurang berkenan.
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Selasa, 12 Juli 2016
Ikon Hiburan Di Kala Lebaran
Saya teringat beberapa dasawarsa lalu. Setiap lebaran tiba, semua kalangan menyambut dengan gembira. Tua muda dari berbagai ras dan daerah tampak begitu bersemangat ketika lebaran tiba. Kegembiraan ini datangnya selain dari silaturahmi antar pribadi, juga adanya hiburan yang dinantikan setiap lebaran tiba.
Kalau kita merelakan waktu untuk mengingat kembali ke masa silam, tentu kita akan setuju bahwa ada beberapa hiburan di layar kaca atau layar bioskop yang hanya ada saat lebaran tiba. Yang saya ingat pada era 80-90an ada beberapa penghibur yang tampil saat lebaran sebagai berikut ini.
1. Papiko
Hiburan berupa operet pimpinan Titik Puspa ini sering menghiasi layar TVRI setiap lebaran tiba. Walaupun motivasi awalnya terbentuk bukan dikhususkan sebagai pengisi lebaran, namun tampaknya job yang paling rutin ternyata saat momen lebaran. Papiko yang merupakan akronim dari Persatuan Artis Penyanyi Ibu Kota ini sebenarnya hanya sekedar ajang kumpul-kumpul sesama artis yang akhirnya membentuk suatu wadah hiburan.
Beberapa artis penyanyi yang sempat bergabung diantaranya yaitu Lilis Suryani, Anna Mathovani, Dina Mariana dan Chicha Koeswoyo. Operet lebaran yang sempat ditampilkan yaitu "Operet Bawang Merah dan Bawang Putih" atau "Lebaran Di Sana Lebaran Di Sini". Sampai awal tahun 90an Papiko masih tampil sebelum akhirnya vakum karena mulai munculnya beberapa televisi swasta.
2. Bimbo
Kita tentu sepakat bahwa lebaran selalu identik dengan Bimbo. Sampai akhir dekade 90an, baik radio maupun televisi banyak menghadirkan lagu-lagu yang disuarakan oleh Trio Bimbo dan Iin Parlina. Bimbo pun seperti tak berhenti menghasilkan karya yang bernuansakan religi khususnya dengan tema ramadhan dan lebaran. Sebagaimana lagu " Anak Bertanya Pada Bapak ", " Puasa " dan "Setiap Habis Ramadhan". Namun di era 2000an, peran Bimbo seperti tergeser oleh grup band populer yang juga membuat album religi.
3. Warkop DKI
Saat era gedung bioskop mencapai kejayaan, hampir pasti lebaran tidak akan dilewatkan dengan munculnya film-film milik trio Warkop DKI. Sejak era 80an hingga pertengahan 90an film Warkop DKI muncul setidaknya 1-2 kali dalam setahun. Nah yang pasti, 1 diantaranya itu muncul saat libur lebaran.
Pada era 90an saat orang sedang menikmati euforia lebaran, film Warkop DKI yang merajai tayangan bioskop. Kalau yang versi baru bisa dilihat di gedung bioskop, bila yang lebih lama biasanya diputar dalam bentuk layar tancap. Yang unik, saat momen lebaran semua film bertema seks yang banyak muncul pada era 90an harus minggir sejenak. Namun tetap saja bintang-bintangnya macam Inneke Koesherawati, Kiki Fatmala, Eva Arnaz atau Sally Marcelina bisa kita lihat sebagai pendukung dalam film komedi slapstick milik Warkop DKI.
Nah, itu sekilas yang saya amati melalui kenangan saya terhadap hiburan yang seringkali muncul saat lebaran tiba. Bagaimana pendapat anda. Atau ada hal lain di luar ketiga ikon di atas. Monggo ditambahkan. Matur nuwun.
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Kalau kita merelakan waktu untuk mengingat kembali ke masa silam, tentu kita akan setuju bahwa ada beberapa hiburan di layar kaca atau layar bioskop yang hanya ada saat lebaran tiba. Yang saya ingat pada era 80-90an ada beberapa penghibur yang tampil saat lebaran sebagai berikut ini.
1. Papiko
Hiburan berupa operet pimpinan Titik Puspa ini sering menghiasi layar TVRI setiap lebaran tiba. Walaupun motivasi awalnya terbentuk bukan dikhususkan sebagai pengisi lebaran, namun tampaknya job yang paling rutin ternyata saat momen lebaran. Papiko yang merupakan akronim dari Persatuan Artis Penyanyi Ibu Kota ini sebenarnya hanya sekedar ajang kumpul-kumpul sesama artis yang akhirnya membentuk suatu wadah hiburan.
Beberapa artis penyanyi yang sempat bergabung diantaranya yaitu Lilis Suryani, Anna Mathovani, Dina Mariana dan Chicha Koeswoyo. Operet lebaran yang sempat ditampilkan yaitu "Operet Bawang Merah dan Bawang Putih" atau "Lebaran Di Sana Lebaran Di Sini". Sampai awal tahun 90an Papiko masih tampil sebelum akhirnya vakum karena mulai munculnya beberapa televisi swasta.
2. Bimbo
Kita tentu sepakat bahwa lebaran selalu identik dengan Bimbo. Sampai akhir dekade 90an, baik radio maupun televisi banyak menghadirkan lagu-lagu yang disuarakan oleh Trio Bimbo dan Iin Parlina. Bimbo pun seperti tak berhenti menghasilkan karya yang bernuansakan religi khususnya dengan tema ramadhan dan lebaran. Sebagaimana lagu " Anak Bertanya Pada Bapak ", " Puasa " dan "Setiap Habis Ramadhan". Namun di era 2000an, peran Bimbo seperti tergeser oleh grup band populer yang juga membuat album religi.
3. Warkop DKI
Saat era gedung bioskop mencapai kejayaan, hampir pasti lebaran tidak akan dilewatkan dengan munculnya film-film milik trio Warkop DKI. Sejak era 80an hingga pertengahan 90an film Warkop DKI muncul setidaknya 1-2 kali dalam setahun. Nah yang pasti, 1 diantaranya itu muncul saat libur lebaran.
Pada era 90an saat orang sedang menikmati euforia lebaran, film Warkop DKI yang merajai tayangan bioskop. Kalau yang versi baru bisa dilihat di gedung bioskop, bila yang lebih lama biasanya diputar dalam bentuk layar tancap. Yang unik, saat momen lebaran semua film bertema seks yang banyak muncul pada era 90an harus minggir sejenak. Namun tetap saja bintang-bintangnya macam Inneke Koesherawati, Kiki Fatmala, Eva Arnaz atau Sally Marcelina bisa kita lihat sebagai pendukung dalam film komedi slapstick milik Warkop DKI.
Nah, itu sekilas yang saya amati melalui kenangan saya terhadap hiburan yang seringkali muncul saat lebaran tiba. Bagaimana pendapat anda. Atau ada hal lain di luar ketiga ikon di atas. Monggo ditambahkan. Matur nuwun.
(Okky T. Rahardjo, 085645705091, D06F638E)
Langganan:
Postingan (Atom)






