Sabtu, 09 Januari 2016

Surabaya Koes Plus Night Edisi Awal Tahun

         



        Senin, 04 Januari 2016 kembali siaran Surabaya Koes Plus Night mengudara menghiasi ruang dengar penggemar Koes Plus. Pada edisi awal tahun ini siaran dibuka dengan lagu “1 Januari” yang dibawakan oleh Yon Koeswoyo dari album Reuni yang rilis tahun 1990. Setelah libur siaran selama satu edisi, kali ini Surabaya Koes Plus Night kembali hadir di awal tahun dengan suasana yang segar usai menikmati liburan.

            Pada tanggal 28 Desember 2015 lalu acara SKPN memang mengudara namun saat itu tidak didampingi oleh narasumber tetap. Ketiga narasumber diberi kesempatan libur, mengingat Dodik selaku penyiar tetap juga sedang berlibur di Tuban, kota kelahirannya. Sementara acara SKPN sendiri tetap mengudara dengan diisi oleh lagu-lagu Koes Plus yang diputar secara playlist. Sementara penyiar yang memandu adalah penyiar yang saat itu sedang bertugas piket.

            Usai tembang 1 Januari meluncur, maka lagu Doa Suciku menjadi pilihan kedua untuk diputar. Doa Suciku dipilih mengingat ada kalimat pertama yang berbunyi “Setahun telah berlalu...” sebagai penanda berakhirnya sebuah tahun dengan kisah cinta yang berakhir syahdu. Usai dua lagu diputar sebagai awal acara, Dodik mulai menyapa pendengar beserta ketiga narasumber yang hadir. Dodik saat itu menanyakan bagaimana kabar masing-masing personel Koes Plus saat ini.

            Narasumber tetap yang terdiri Okky Rahardjo, Koesyanto dan Sam Sugeng pun bergantian menjelaskan keberadaan masing-masing personel Koes Plus. Yon Koeswoyo masih eksis dengan dibantu ketiga player berusia muda yaitu Acil, Soni dan Seno. Sementara Yok Koeswoyo beberapa kali terlibat dalam pementasan keliling bersama Kiai Kanjeng pimpinan Emha Ainun Najib. Di sisi lain Nomo Koeswoyo pada hari itu juga bertepatan tampil di Polda Jatim Surabaya.

            Dodik pun sempat menanyakan apakah personel Koes Plus senior pernah tampil bersama dalam satu panggung. Sam Sugeng menjawab bahwa peristiwa itu pernah terjadi pada 2013 dengan format reuni akustikan yang menghadirkan Yon, Yok dan Murry tampil bersama setelah sekian tahun tampil sendiri-sendiri. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan membuka request untuk penggemar secara bebas. Salah seorang pendengar yaitu Herman memesan lagu Minum Kopi Bersama untuk didengarkan bersama keluarga. Segera saja lagu yang dirilis tahun 1978 itu meluncur bersama Bilakah Kau Pulang yang dipinta oleh Hariono dari Wringin Anom, Gresik.

            Malam itu siaran radio hanya membuka forum telepon mengingat ada gangguan pada jaringan SMS sejak acara yang mengudara sebelumnya. Salah seorang pendengar bernama Jufri sempat mengajukan dua pertanyaan. Pertanyaan pertama yaitu apakah lagu Kembali Koes Bersaudara merupakan kisah tentang bergabungnya Nomo Koeswoyo dalam grup tersebut ? Koesyanto selaku narasumber menjawab bahwa lagu tersebut memang menandakan kembalinya Nomo bergabung bersama Koes Bersaudara. Sementara untuk pertanyaan kedua yaitu apakah Murry pernah bekerja di pabrik gula di Jember. Narasumber SKPN pun mencoba menjawab bahwa memang demikian halnya Murry pernah berada di pabrik gula Selosenan Jember namun dalam kapasitas bermain musikbukan buruh pabrik.

            Selanjutnya acara berlanjut dengan pemutaran lagu demi lagudan beebrapa pertanyaan serta pembahasan menarik mengenai Koes Plus. Seorang penggemar Koes Plus dari Mojokerto yang menyebut diri sebagai Abah Darman saat itu baru bergabung. Beliau memesan lagu E-la E-lo yang dirilis dalam album Pop Jawa Koes Plus Volume 1. Kami sempat kesulitan mencari lagu tersebut dalam mesin komputer yang ada di radio Sonora. Mengingat lagu tersebut ternyata menggunakan tanda pemisah untuk penulisan judul.

            Seorang pendengar yaitu Naning yang berasal dari Wiyung Surabaya sempat mengkonfirmasi bahwa pada tanggal 21 Januari ada salah satu personel Koes Plus yang berulang tahun. Kami lalu menjawab bahwa pada tanggal tersebut merupakan hari jadi Nomo Koeswoyo. Sementara berdekatan dengan hari itu yaitu 19 Januari merupakan hari lahir Tonny Koeswoyo. Naning ini ternyata merupakan seorang ibu yang merupakan penggemar acara Sonora The Legend yang biasanya diasuh oleh Agusta Marshall.

            Lagu-lagu yang beredar malam itu antara lain Minum Kopi Bersama, Bilakah Kau Pulang, Why Do You Love Me, Bis Sekolah, Hatiku Beku dan Jangan Putus Asa sebagai penutup siaran. Selanjutnya penggemar Koes Plus di Surabaya dan sekitarnya melanjutkan bernostalgia dengan lagu-lagu Koes Plus melalui siaran The Legend yang disiarkan oleh Radio Sonora Jakarta secara relay.

            Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai program siaran Surabaya Koes Plus Night edisi awal tahun. Sebagai penutup siaran, narasumber pun tak lupa memekikkan salam penutup “Jayalah selalu musik Indonesia...!!!”. Sampai jumpa pada liputan siaran berikutnya.

( Okky T. Rahardjo, 085645705091, 5B32CC16 )


3 komentar:

  1. Mantaap, mas Okky...apakah tsb bisa di relay di radio Batam atau streaming ?? Sy sangat ingin mengikutinya. Tkdh. Salam JN !!

    BalasHapus
  2. Mantaap, mas Okky...apakah tsb bisa di relay di radio Batam atau streaming ?? Sy sangat ingin mengikutinya. Tkdh. Salam JN !!

    BalasHapus